Begini Cara Mencegah Agar Bayi Tidak Gumoh

header niko 728 x 90

bayi gumoh

InspirasiBersama.com – Bagi seorang ibu yang baru memiliki seorang bayi, pastinya panik saat mendapati bayinya mengalami gumoh. Secara normal gumoh terjadi saat isi perut bayi penuh sehingga memicu refluks melalui kerongkongan akhirnya terjadilah gumoh. Untuk itu seorang ibu penting mengetahui cara mencegah agar bayi tidak gumoh.

Gumoh menjadi hal yang normal yang tak perlu dikhawatirkan apabila bayi anda mau minum ASI dengan baik dan mengalami peningkatan berat badan. Namun jika yang terjadi adalah bayi menjadi tidak mau makan atau minum ASI dan mengalami penurunan berat badan, maka sangat disarankan untuk memeriksakan ke dokter.

Seorang ibu memang dituntut untuk mengerti tentang kondisi bayinya salah satunya saat gumoh. Saat bayi kita mengalami gumoh maka kita harus memperhatikan kondisi bayi kita saat dan sesudah gumoh, apakah ada faktor penyebab, dan apakah terjadi secara tiba-tiba. Penting sekali orang tua untuk mengetahui penyebab seorang bayi mengalami gumoh.

Baca Juga  Cukup Hanya Berjalan Kaki Selama 30 Menit Sehari Akan Memberi Manfaat Yang Besar Bagi Kesehatan

Ada beberapa penyebab seorang bayi mengalami gumoh. Penyebab pertama yang sering terjadi adalah dikarenakan bayi minum ASI terlalu banyak sehingga perut bayi terlalu kenyang. Hal ini akan memicu gumoh yang menyebabkan isi perut keluar melalui kerongkongan. Penyebab kedua gumoh pada bayi adalah karena adanya udara yang masuk saat bayi minum susu atau ASI. Biasanya dikarenakan bayi memakai dot untuk minum susu. Saat udara yang masuk ke perut keluar, maka bisa disertai dengan makanan.

Berikut beberapa cara yang bisa kita lakukan agar bayi tidak mudah gumoh :

  •  Posisi bayi yang tegak saat makan atau minum sangat penting untuk menghindarkan bayi mengalami gumoh. Kalau kita membiarkan bayi dalam kondisi menunduk, maka besar kemungkinan bayi akan mengalami gumoh.

 

  •    Berikan kesempatan bayi untuk bersendawa saat minum susu. Anda bisa memberikan jeda waktu beberapa detik untuk memberi kesempatan bayi sendawa. Dengan bersendawa maka udara yang ikut masuk saat bayi minum bisa keluar.
Baca Juga  Gejala Ringan Serangan Stroke Yang Bisa dikenali

 

  •    Untuk merangsang bayi agar sendawa, maka posisikan bayi anda tegak pada bahu namun perhatikan jangan sampai perut bayi tertekan oleh bahu kita.

 

  •    Menyusui bayi pada tempat yang tenang dan tertutup mempunyai pengaruh yang cukup penting untuk menghindarkan bayi gumoh. Hal ini disebabkan pada ruangan yang tertutup dan tenang maka membuat sang bayi tenang dalam menyusui sehingga tidak tergesa-gesa yang memicu banyak udara ikut masuk.
  •    Lubang dot pada botol bayi harus anda perhatikan. Jangan sampai lubang dot bayi anda mempunyai diameter yang besar sehingga membuat lebih banyak susu yang dikeluarkan. Hal ini memicu bayi menjadi tersedak dan banyak udara yang masuk sehingga meningkatkan resiko gumoh.
  •    Saat bayi kita selesai minum susu atau makan, maka sangat penting untuk tetap memposisikan bayi tegak lurus selama kurang lebih 30 menit. Hal ini sangat penting untuk menghindari refluks makanan dari dalam perut bayi. Apabila terpaksa anda harus membaringkan bayi, maka usahakan menaruh bantal lebih tinggi sehingga tetap dalam posisi sedikit tegak.
  •   Cara untuk mencegah agar bayi tidak mudah gumoh adalah dengan membatasi asupan makan dan minum bayi. Saat anda mandapati bayi anda menyusui dalam waktu yang lama, maka cobalah untuk menghentikannya. Hal ini menghindari bayi terlalu kenyang yang memicu gumoh.
  •   Kalau anda sering memakai popok pada bayi anda, maka usahakan jangan terlalu ketat yang bisa menekan perut bayi yang bisa membuat bayi mudah gumoh
Baca Juga  Bagaimana Jika Anak Bertanya Tentang Terorisme ?

Artikel Terkait : Tips Agar Bayi Tidur Lebih Nyenyak Pada Malam Hari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *