Banyak Bakteri Yang Sudah Kebal Antibiotik

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Maraknya penggunaan antibiotik secara sembarangan membuat banyak bakteri kebal dengan antibiotik. Hal ini dibuktikan dalam sebuah kisah seorang wanita di AS yang meninggal karena mengalami infeksi yang tidak bisa sembuh dengan hampir semua jenis antibiotik yang tersedia.

 
Diketahui bahwa wanita tersebut berusia 70 tahun mengalami cedera kaki saat berada di India. Ternyata infeksi tersebut menjalar sampai tulang dan bagian panggul. Karena tak kunjung sembuh, akhirnya wanita ini dirujuk ke AS yang didapati infeksinya bertambah parah.

sumber gambar : metrotvnews.com

Sistem imunitas tubuh wanita 70 tahun itu sudah tak sanggup lagi melawan infeksi yang semakin kuat. Akibatnya wanita ini diketahui meninggal dengan penyebab kematian shock septic yang merupakan kondisi meningkatnya jumlah sel darah putih yang meningkat tajam sebagai tanda kuatnya sebuah infeksi.

Baca Juga  Penyebab Badan Mudah Terasa Lelah

Baca Juga : Apa Bahayanya Jika Mengkonsumsi Antibiotik
Dalam analisa darah yang dilakukan, diketahui wanita tersebut terinfeksi bakteri Klebseilla pneumoniae yang memang secara normal hidup di usus dan tidak menyebabkan masalah kesehatan serius.

 
Kasus resitensi terhadap semua jenis antibiotik menjadi hal yang jarang terjadi. Namun dengan adanya kasus ini menunjukkan kalau bakteri sekarang menjadi lebih kebal terhadap suatu antibiotik.

Baca Juga  Bahaya Anak Yang Sering Kali Mengalami Diare

 

 

Para ahli mengkhawatirkan pada tahun 2050 mendatang, kasus orang meninggal akibat kebalnya suatu anti biotik akan semakin tinggi. Bahkan kondisi ini bisa lebih berbahaya dari penyakit kanker.

 
Sampai saat ini berdasarkan sebuah data menyebutkan kalau ada sekitar 700.000 orang telah meninggal yang disebabkan karena infeksi bakteri seperti E.coli, tuberkulosis dan malaria. Diprediksi angkanya akan terus meningkat sampai 10 juta orang.

 
Para pakar kesehatan mengatakan hal ini lebih disebabkan karena penggunaan antibiotik yang tidak tepat dosis. Artinya bisa jadi dosisnya kurang atau kelebihan dosis yang berlangsung dalam kurun waktu yang lama.

Baca Juga  6 Cara Mudah Mencegah Penyakit DBD

 
Untuk menghindari resistensi terhadap antibiotik, maka kita harus berhati-hati dalam mengkonsumsinya. Sangat disarankan untuk berkonsultasi ke dokter tersebut sebelum anda memutuskan mengkonsumsi suatu obat antibiotik.

Artikel Terkait : Ingat, Tak Semua Penyakit Perlu Antibiotik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *