Bahaya Aborsi Bisa Memicu Kematian Ibu

header niko 728 x 90

bahaya aborsi bagi

Salah satu yang menjadi pencetus angka kematian pada ibu adalah pengguguran kandungan atau oborsi yang tidak aman. Berdasarkan sebuah data dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa membuat angka kematian pada bayi sebesar 14 persen. Bahkan ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi mengatakan aborsi yang tak aman akan menyumbang kematian ibu sebesar 11-50 persen.

Menyikapi maraknya angka aborsi yang tak aman akibat kehamilan yang tak diinginkan, PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) mendorong perluasan aborsi secara aman. PKBI berharap pelayanan aborsi yang aman bisa menyebar diseluruh Indonesia dan bukan hanya pada kota besar saja.

Baca Juga  Ternyata Melakukan Hubungan Seks Dengan Pasangan Membuat Spiritual Meningkat

Berdasarkan data dari PKBI, sebelum seorang wanita melakukan pengguguran kandungan mereka akan melakukan berbagai cara agar untuk bisa menggugurkan kandungannya sebelum datang pada klinik PKBI . Ada yang minum jamu atau obat-obatan yang bukan dari dokter.

Padahal undang-undang kita sudah jelas mengatur tentang kegiatan aborsi. Yaitu undang-undang nomor 36 tahun 2009 yang menyatakan pelarangan terhadap tindakan aborsi kecuali memiliki dua syarat, yaitu secara medis mengancam kesehatan ibu atau janin dan kehamilan akibat perbuatan pemerkosaan.

Baca Juga  Ini Dia Beberapa Masalah Kesehatan Yang Bisa Ditimbulkan Oleh AC

Disamping itu jika kita menilai dari sudut agama, maka aborsi merupakan tindakan yang dilarang oleh agama. Apalagi jika dilakukan dengan tak aman. Sebagai seorang yang beragama maka seyogyanya kita tidak melakukan aborsi terkecuali ada indikasi dua syarat yaitu adanya indikasi medis yang mengancam pada kesehatan ibu atau janin dan kehamilan akibat pemerkosaan.

Baca Juga  Apakah Benar Jus Jambu Bisa Meningkatkan Trombosit Yang Turun ?

 

Artikel Terkait : Resiko Kehamilan di Usia 35 Tahun ke Atas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *