Bagaimana Pola Asuh Pada Anak Yang Pemalu Agar Tidak Minder ?

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Bagaimana pola asuh pada anak yang pemalu agar tidak minder ?. Diantara deretan anak yang kita punya, biasanya ada salah satu anak yang mempunyai sifat pemalu atau introvet. Mereka cenderung menjadi anak yang tertutup dan sedikit mengalami kesulitan saat beradaptasi dengan orang yang baru.

 

Menyikapi hal yang demikian orang tua dituntut untuk mampu memberikan pola asuh yang tepat untuk mengatasi anak yang introvet atau pemalu. Hal ini sangat penting untuk mencegah anak merasa minder saat bergaul dengan teman-temannya baik dalam lingkungan sekolah, keluarga dan lingkungan yang lain.

sumber gambar : Nakita.Grid.ID

Anak yang mengalami introvet atau sifat pemalu, akan merasa dirinya berbeda dengan orang lain terutama pada teman-temannya. Mereka akan beranggapan bahwa dia adalah sosok yang tidak diharapkan dalam pergaulan teman sebayanya. Ini adalah kondisi yang berbahaya dan harus diatasi oleh para orang tua.

Baca Juga  Bahaya Jika Seorang Anak Dibiarkan Mengalami Obesitas

 

Ada beberapa ciri yang bisa diketahui oleh orang tua jika seorang anak memiliki sifat introvet, diantaranya cenderung pendiam, lebih suka bermain sendiri di rumah, kurang bisa memulai percakapan , pemalu, dan sedikit mempunyai teman. Kondisi ini berbeda sebaliknya jika seorang anak mempunyai sifat ekstrovet.

 

Menurut para pakar, ada pola asuh tersendiri yang harus diketahui oleh orang tua dalam mengasuh anak yang introvet. Pada intinya pola asuh pada anak yang introvet dituntut untuk lebih lembut, sabar yang disebabkan karena sifat anak yang lebih sensitif.

Baca Juga  Waspada Bulimia Jika Anda Sering Memuntahkan Makanan

 

Pola asuh pertama yang harus diberikan oleh orang tua adalah harus bisa memberikan rasa nyaman bagi anak dilingkungan keluarga terdekat sendiri.

 

Setelah anak merasa nyaman dan berani mengutarakan pendapat dalam lingkungan keluarga, berikan kesempatan anak untuk mencoba lebih bersosialisasi dengan keluarga yang lebih besar. Berikan stimulus bagi anak untuk mengikuti kegiatan yang melibatkan interaksi dengan orang banyak.

Baca Juga  Efek Negatif Mengkonsumsi Nasi dan Pasta Dalam Kondisi Dingin

Artikel Terkait : Pola Asuh Pada Anak Tidak Harus Berujung Pada Kebahagiaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *