Apakah Penderita Hipertensi Tidak Boleh Mengkonsumsi Garam Sama Sekali ?

header niko 728 x 90

batasi konsumsi garam 2

InspirasiBersama.com – Garam merupakan unsur yang kita jumpai hampir pada semua jenis masakan. Rasanya yang asin membuat garam menjadi idola bagi kebanyakan ibu-ibu. Namun konsumsi garam secara berlebihan akan berdampak negatif bagi kesehatan yaitu meningkatkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Banyak orang yang bertanya-tanya apakah mereka yang mempunyai penyakit hipertensi tidak boleh mengkonsumsi garam sama sekali ?

 

Menurut pakar kesehatan, orang yang mempunyai riwayat penyakit hipertensi bukan tidak boleh sama sekali mengkonsumsi garam. Meskipun demikian garam tetap bermanfaat bagi tubuh manusia meskipun mempunyai hipertensi. Yang perlu diperhatikan adalah membatasi konsumsi garam untuk mencegah tekanan darah menjadi tinggi.

Baca Juga  Berikut Dampak Psikologis Akibat Kecanduan Sosial Media

 
Apabila tubuh kita tidak mendapatkan asupan garam sama sekali, maka akan membuat tubuh menjadi lemas. Untuk itu sangat penting menjaga asupan garam secara wajar. Menurut para ahli konsumsi garam dalam sehari tidak boleh melebihi 2000 miligram atau 5 gram atau jika kita takar sama dengan 1 sendok teh.

Namun kebanyakan kita tidak sadar mengkonsumsi garam melebihi dari batasan normal yang disarankan oleh para pakar kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan sebuah hasil riset yang dilakukan pada tahun 2013 yang menyebutkan 26,3 persen orang Indonesia melakukan konsumsi garam melebihi batasan normal.

Baca Juga  Benarkah Makan Pasta Tidak Menyebabkan Kegemukan ?

Untuk membatasi konsumsi garam, apabila saat kita makan terasa asin maka usahakan berhenti untuk mengkonsumsinya. Jika anda sulit melakukannya, maka jangan menghabiskan makanan tersebut.

 

Konsumsi makanan yang terlalu hambar juga tidak bagus bagi kesehatan tubuh. Bagaimanapun juga garam tetap berfungsi bagi kesehatan. Namun membatasi konsumsi secara wajar adalah pilihan yang bijak yang harus kita lakukan agar menjaga tubuh tetap sehat.
Artikel Terkait : Mengapa Kita Harus Menurunkan Tekanan Darah Yang Tinggi ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *