Apakah Benar Genetik dan Lingkungan Bisa Membentuk Kepribadian Seseorang ?

header niko 728 x 90

kepribadian anak berbeda-beda

InspirasiBersama.com – Berawal dari sebuah tanya jawab yang dilakukan oleh seseorang yang berusia 23 tahun yang berasal dari Madiun. Dia menanyakan kepada seorang dokter konsultasi apakah yang membentuk kepribadian seseorang ? apakah lebih disebabkan oleh faktor genetik atau faktor lingkungan ?.

Sering kita melihat seseorang yang awalnya terkenal dengan sifat pembohong, namun saat berada dilingkungan yang baik maka dia menjadi seorang yang dapat dipercaya. Apa sebenarnya yang mempengaruhi perubahan kepribadian orang tersebut ?.

 
Sebelum kita membahasnya secara lebih dalam alangkah baiknya kita mengenal dulu apa yang disebut dengan kepribadian. Para ahli mengatakan untuk membedakan orang yang satu dengan lainnya adalah kepribadiannya. Kepribadian merupakan suatu karakter seseorang yang terdiri dari perilaku, cara pandang dan berpikir maupun perasaan seseorang. Hal itulah yang membuat setiap orang unik dari orang lainnya karena memiliki kepribadian yang berbeda.

Baca Juga  Wanita Yang Kurang Tidur Meningkatkan Resiko Kanker Payudara

 
Berdasarkan sebuah hasil penelitian, ada banyak faktor yang mempengaruhi kepribadian seseorang. Bisa berasal dari genetik atau keturunan dan dari eksternal atau lingkungan. Terkadang kita melihat sebuah saudara kandung yang hidup dalam satu keluarga namun memiliki kepribadian yang berbeda.

 

Menyikapi hal yang demikian, para ahli mengatakan memang kepribadian seseorang awalnya sangat dipengaruhi oleh genetik, namun seiring berjalannya waktu maka lingkungan juga berperan dalam merubah kepribadian seseorang. Untuk itu tidak heran jika ada saudara kandung yang tinggal serumah namun mempunyai kepribadian yang berbeda.

Berdasarkan teori, kepribadian seseorang akan mengalami kematangan saat beranjak usia 18 tahun. Sebelum usia tersebut anak akan cenderung mencari jati diri dan kepribadian yang menurut dia menarik dan nyaman untuk dia terapkan dalam dirinya. Setelah usia menginjak 18 tahun, kepribadian seseorang akan cenderung stabil dan tidak banyak mengalami perubahan yang signifikan.

Baca Juga  Apakah Orang Yang Memiliki Satu Ginjal Bisa Hidup Dengan Normal ?

 
Para ahli mengingatkan kepada kita bahwa faktor lingkungan memiliki peranan yang cukup besar untuk bisa merubah kepribadian seseorang. Untuk itu sangat penting memilih lingkungan yang baik untuk mempunyai kepribadian yang baik pula. Misalnya orang tua yang menginginkan anaknya mempunyai kepribadian yang islami, maka untuk mewujudkan itu semua kita sebagai orang tua harus menempatkan anak pada lingkungan yang islami. Misalnya menaruh di sekolah yang berbau islami atau menaruh anak pada sebuah pondok pesantren.

Baca Juga  Rajin Olahraga Lari Bisa Membuat Panjang Umur

 
Sejak dahulu para ahli mengatakan bahwa apabila kita ingin menjadi seorang yang baik, maka bergaulah dengan orang yang baik pula. Jika kita ingin jadi orang yang sukses maka bergaulah dengan orang yang sukses niscaya kita akan tertular untuk menjadi orang yang sukses. Pilihlah lingkungan yang baik bagi anak-anak kita agar kelak menjadi anak yang baik pula. Semoga bermanfaat
Artikel Terkait : Benarkah Depresi Bisa Menurun Pada Anak Perempuan ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *