Apa Yang Seharusnya Dilakukan Orang Tua Saat Anak Menderita DBD

header niko 728 x 90

DBD pada bayi

InspirasiBersama.com – Banyak orang tua yang tidak bisa mengenali saat anaknya terkena demam berdarah dengue (DBD). Gejala umum saat bayi dan anak balita menderita DBD adalah demam tinggi yang disertai dengan batuk, pilek, mual dan muntah. Demam berlangsung 3-4 hari.

Saat anda mendapati anak mengalami gejala demam berdarah maka sangat disarankan untuk segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hal ini dikarenakan gejala demam berdarah bisa dibilang mirip dengan cikungunya. Dalam terapi medis, tidak ada obat yang di khususkan bagi penderita DBD.

Biasanya seorang dokter akan memberikan terapi paracetamol atau acetaminiphen untuk meredakan demam. Yang harus dihindari adalah pemberian obat jenis anti-inflamasi karena akan memperburuk perdarahan dan mempengaruhi trombosit.

Baca Juga  Bagaimana Sikap Orang Tua Yang Mendapati Anaknya Pacaran ?

Pada kasus demam berdarah yang serius, maka pasien diwajibkan untuk datang ke rumah sakit untuk mendapatkan cairan infus yang fungsinya untuk menghindari dehidrasi akibat demam tinggi. Selain itu tidak jarang penderita DBD mendapatkan tranfusi darah akibat kadar trombosit yang rendah.
Pastikan: 
– Anak harus banyak istirahat
– Sangat penting memberikan nutrisi yang bergizi
– Lakukan kompres pada ketiak, dahi untuk membantu menurunkan panas tubuh.

Makanan yang dianjurkan:
– ASI
– Aneka jus yang alami dan segar seperti jeruk, pepaya, anggur dan buah lainnya ).
– Bubur bayi
– Air kelapa

Baca Juga  Tips Mendidik Anak Agar Nurut Sama Orang Tua Tanpa Memukulnya

Makanan yang harus dihindari:
– Orang tua harus menghindari makanan cepat saji
– aneka gorengan yang banyak mengandung lemak
– Makanan sarat gula
Pemulihan

Biasanya saat anak menderita demam berdarah ringan akan sembuh dalam kurun waktu 1-2 minggu. Anak yang sudah pernah menderita DBD akan lebih kebal terhadap jenis virus dengue.

 

Bagaimana memperkecil risiko DBD pada anak?

Cara mencegah DBD adalah dengan menghindari gigitan nyamuk Aedes yang membawa virus dengue. Hal ini dikarenakan vaksin untuk DBD belum ditemukan sampai saat ini.

Hindari lingkungan rumah yang tergenang air karena bisa menjadi sarang berkembangnya nyamuk.

– Pemberian pakaian yang menutup tangan dan kaki bisa mengurangi resiko anak tergigit nyamuk

Baca Juga  Jual Smart Detox Murah – Cara Langsing Cepat

– Berikan anak pakaian yang berwarna terang karena warna gelap sangat disukai nyamuk

– Anda bisa memberikan lotion anti nyamuk pada anak

– Usahakan tempat tidur anak ada kelambu

– Untuk mengurangi adanya nyamuk anda bisa menggunakan AC

Sumber : Kompas
Artikel Terkait : Mengenali Siklus Pelana Kuda Pada DBD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *