Apa Tandanya Kalau Bayi Mengalami Perkembangan Yang Lambat ?

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Setiap bayi tentunya memiliki perkembangan yang berbeda. Ada kalanya seorang bayi tumbuh dan berkembang dengan cepat, namun sisi lain ada bayi yang tumbuh dan mengalami perkembangan yang terbilang lambat. Bagaimana cara mengenali perkembangan bayi yang berjalan lambat ?

Dalam hal ini para orang tua terutama ibu dituntut untuk mampu mengenali perkembangan bayi yang lambat. Jika perkembangannya bagus dan cepat tidak menjadi masalah. Setidaknya seorang ibu mempunyai naluri yang kuat jika bayinya tumbuh secara lambat.

sumber gambar : http://www.solusisehatku.com/

Pemahaman umum yang harus diketahui oleh ibu adalah misalnya kalau bayi sudah berusia dua bulan, maka setidaknya sudah bisa melakukan menegakkan kepalanya. Kondisi ini terlihat saat bayi digendong. Apabila ternyata menginjak dua bulan atau bahkan lebih bayi belum bisa menegakkan kepalanya saat digendong, maka ibu bisa tahu kalau anaknya mengalami perkembangan yang lambat.

Baca Juga  Awal Mula Munculnya Penyakit Kanker Paru

Baca Juga : Tanda Kalau Bayi Kurang Mendapatkan Asupan ASI

Menginjak usia 3 sampai 4 bulan, tanda bayi yang mengalami perkembangan lambat adalah tidak bisa meraih mainan yang ada di depan bayi. Nomalnya pada usia tersebut bayi sudah mampu memegang atau mengambil mainan yang berada di depannya. Tanda selanjutnya adalah bayi juga terlihat tidak suka memasukkan benda untuk dimasukkan dalam mulut.

Pada saat bayi berusia 6 bulan. Maka perkembangan normal yang terjadi adalah mampu berguling kenan maupun ke kiri saat kita tidurkan. Selain itu secara normal bisa melakukan duduk meskipun dengan cara kita bantu.

Baca Juga  Ada 3 Jenis Kebiasaan Yang Bisa Membuat Metabolisme Tubuh Kita Melambat

Ketika bayi sudah masuk usia 7 bulan, maka tanda perlambatan perkembangan bisa tampak dengan ditandai belum mampunya bayi duduk atau menegakkan kepalanya saat duduk. Bukan hanya itu saja, bayi juga belum mampu memegang benda di depannya dan memasukkan benda asing ke mulut bayi. Namun jika usia sudah menginjak 9 bulan, maka normalnya bayi sudah mampu duduk mandiri tanpa bantuan orang tua lagi.

Perlambatan perkembangan pada bayi biasanya akan berlanjut saat anak berusia 1 tahun. Tanda kalau anak mengalami perlambatan perkembangan pada usia 1 tahun adalah tidak bisa melakukan merangkak atau bergerak berpindah tempat.

Ketika sudah mencapai usia 2 tahun, maka seorang anak akan sudah bisa melakukan jalan meskipun dengan sangat hati-hati. Dengan mengetahui beberapa tanda anak yang mengalami perlambatan perkembangan, maka kondisi ini bisa segera dideteksi dan mendapatkan terapi dengan cepat.

Baca Juga  Hasil Survey : Jumlah Orang Gemuk Terus Meningkat

Apabila para ibu mendapati beberapa gejala atau tanda-tanda perlambatan perkembangan yang telah disebutkan tadi, maka sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anak. Dengan begitu anak akan mendapatkan terapi yang bisa merangsang perkembangan motorik anak agar lebih cepat berkembang.

Artikel Terkait : Faktor Yang Sangat Mempengaruhi Kenaikan Berat Badan Bayi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *