Ada 3 Hal Yang Bisa Menyebabkan Gagalnya Program Bayi Tabung

header niko 728 x 90

InspirasiBersama.com – Bagi pasangan yang mengalami infertilitas, program bayi tabung atau IVF menjadi solusi yang banyak dilakukan. Yang menjadi pertanyaan adalah kapan suatu pasangan dikatakan tidak subur atau infertilitas ?. Menurut para pakar kesehatan, dikatakan infertilitas jika selama 1 tahun pasca menikah belum juga hamil meskipun sudah sering berhubungan badan dan tidak menggunakan alat kontrasepsi.

Baca Juga : Stres Menunggu Kehamilan Bisa Mengganggu Kesuburan

Ada beberapa alasan mengapa pasangan yang mengalami infertilitas memilih melakukan program bayi tabung, diantaranya karena biaya sekarang yang bisa di jangkau, peluang bisa hamil dengan program bayi tabung terbilang cukup besar sekitar 40 persen (jika usia pasangan wanita kurang dari 35 tahun).

sumber gambar : kompas.com

Meskipun mempunyai tingkat keberhasilan yang cukup tinggi, tidak semua mereka yang melakukan program bayi tabung bisa berhasil, ada beberapa hal yang menyebabkan hal ini terjadi.

Baca Juga  Apa Saja Tanda Anda Harus Segera Pindah Kerja

Berikut ada beberapa hal yang bisa menyebabkan program bayi tabung tidak berhasil menurut para pakar kesehatan :

1. Kualitas embrio

Hal pertama ternyata dipengaruhi oleh kualitas embrio. Embrio yang berkualitas biasanya terdapat 8 sampai 10 sel di dalamnya.

Meskipun demikian bukan pula menjadi sebuah jaminan. Karena terkadang didalamnya terdapat kromoson yang tidak normal.

Jika hal ini terjadi, maka akan menyebabkan janin tidak mampu untuk berkembang. Kondisi ini menyebabkan pasangan mengalami keguguran.

Baca Juga  Menyikapi Berat Badan Yang Berfluktuasi Dalam Waktu Yang Singkat

2. Kondisi dinding rahim

Hal kedua yang mempengaruhi keberhasilan program bayi tabung adalah kondisi dari dinding rahim. Yang diperhatikan adalah ketebalan dan bentuk dari suatu dinding rahim.

3. Kesulitan transfer embrio

Hal ketiga yang bisa juga terjadi yang menyebabkan gagalnya program bayi tabung adalah karena kesulitan dalam transfer embrio. Kondisi ini disebabkan karena rahim mengalami retroflexi, hiperflexi, adanya miom yang besar dan mulut rahim menjadi sempit.

Jika gagal bisakah program bayi tabung diulang ?. Bisa. Caranya dengan menggunakan teknik frozen embrio atau bahasa mudahnya menggunakan embrio yang sudah melalui proses pembekuan.

Baca Juga  Jangan Beranggapan Kalau Semua Orang Pasti Butuh Deodoran

Frozen embrio ini dipercaya memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi. Kondisi ini disebabkan karena dalam proses Frozen embrio tidak lagi dilakukan suatu penyuntikan hormon. Dengan begitu akan membuat kondisi menjadi lebih alami.

Artikel Terkait : Daftar Harga Program Bayi Tabung di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *