6 Tips Mengurangi Asupan Garam Agar Tekanan Darah Lebih Stabil

header niko 728 x 90

bahaya garam

InspirasiBersama.com – Kita tahu bahwa penyakit darah tinggi atau hipertensi menjadi pemicu utama seseorang mengalami serangan jantung. Salah satu penyebab seseorang mengalami darah tinggi adalah disebabkan karena pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu pola makan yang tidak sehat adalah makan banyak garam.

Karena tergolong penyakit yang sangat berbahaya, maka penyakit jantung menjadi perhatian khusus dalam kesehatan. Banyak sekali himbauan atau edukasi yang diberikan untuk mencegah terjadinya serangan jantung. Salah satu hal sepele yang mempunyai dampak cukup besar terhadap kesehatan jantung adalah membatasi asupan garam.

Ada banyak penyebab mengapa banyak orang mengasup garam terlalu banyak. Salah satunya adalah karena garam tergolong bahan makanan yang murah dan mudah didapat, maka banyak orang yang menggunakan garam secara berlebihan dalam makanan.

Selain faktor murah dan mudah didapat, banyak sekali jenis makanan yang memang mengandung banyak sodium atau garam. Contohnya saja makanan cepat saji dan banyak jenis makanan kemasan. Padahal jenis makanan seperti itu banyak disukai oleh manusia modern.

Baca Juga  Setelah Makan Junk Food Anda Harus Berolahraga

Baca Juga : Benarkah Camilan Berlabel Sehat Belum Tentu Menyehatkan ?

 
Meskipun sekarang ini banyak kita temukan obat penurun tekanan darah, bukan berarti kita harus sembarangan dalam mengkonsumsi makanan. Obat anti-hipertensi memang bisa membuat tekanan darah kita kembali normal, namun itu bukan solusi yang baik. Yang harus kita lakukan adalah menjaga pola makan yang sehat.

 

Berapa sebenarnya batasan kita mengkonsumsi sodium dalam sehari ? Seharusnya kita tidak lebih dari 2.300 mg sodium dalam sehari. Mengingat akan banyaknya jenis makanan cepat saji dan aneka makanan kemasan, maka saat kita membeli usahakan untuk membaca label pada makanan. Carilah label pada kemasan yang bertuliskan ‘tidak menambahkan garam’.

Kalau kita mengamati pada kemasan makanan yang banyak beredar, maka terkadang kita akan menemukan istilah ‘bebas sodium’ yang artinya makanan tersebut mengandung hanya 5 mg sodium dalam setiap porsinya. Jika tulisannya ternyata ‘sodium sangat rendah’ berarti mengandung sodium sebanyak 35 mg per porsi. Atau jika bertuliskan ‘rendah sodium’ maka terdapat kandungan sodium sebanyak 140 mg dalam setiap porsinya.

Baca Juga  Bagi Wanita Yang Ingin Tidak Terlihat Keriput Hindari Minum Kopi

Meskipun sodium dalam jumlah banyak akan berdampak buruk bagi kesehatan, bukan berarti tubuh kita tidak membutuhkan asupan sodium atau garam. Tubuh kita tetap membutuhkan garam atau sodium untuk menunjang kinerja saraf dengan baik dan bisa menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh kita.

 

Berikut 6 cara mengurangi asupan garam agar tekanan darah lebih stabil :

 

1. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah dengan sering membaca label pada makanan kemasan sebelum membeli. Hal ini dinilai sangat penting untuk menghindari banyak konsumsi garam.

2. Langkah kedua agar kita bisa mengurangi asupan garam adalah dengan cara membuat sendiri aneka makanan yang kita konsumsi. Selain itu penting juga untuk membuat sendiri bumbu-bumbu masakan. Hal ini disebabkan sekarang ini banyak beredar bumbu masakan instan.

3. Lebih banyak mengkonsumsi buah dan sayuran adalah pilihan yang sehat agar tekanan darah kita tetap stabil dan terhindar dari penyakit jantung.

Baca Juga  Manfaat Sedekah Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

4. Apabila anda terpaksa membeli jenis makanan berkaleng, maka sebaiknya melakukan membilas terlebih dahulu sebelum kita masak atau mengkonsumsi. Contohnya adalah tuna, sayuran dan kacang.

5. Langkah selanjutnya adalah cobalah untuk membuat fariasi bumbu masakan yang hanya melibatkan sedikit saja garam atau sodium. Misalnya kita lebih memilih jenis bumbu lada hitam, ketumbar, jahe, rosemary, bawang putih, bubuk bawang merah, daun salam, pala, jintan dan peterseli.

6. Langkah ke enam untuk mengurangi asupan garam agar tekanan darah kita lebih stabil adalah dengan cara mengurangi konsumsi makanan yang rasanya asin dan gurih.

Artikel Terkait : Apakah Penderita Hipertensi Tidak Boleh Sama Sekali Konsumsi Garam ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *