Penyebab Ibu Rumah Tangga Banyak Yang Terinfeksi HIV

.

InspirasiBersama.com – Tahukah kita bahwa ternyata penderita HIV lebih banyak diderita oleh ibu rumah tangga. Berdasarkan sebuah data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan ada sekitar 10.626 kasus. Mengapa hal ini bisa terjadi ?

Setelah kalangan ibu rumah tangga yang menduduki posisi terbanyak, golongan kedua adalah karyawan sebanyak 9.603 kasus, selanjutnya ada kalangan wiraswasta sebanyak 9.439, urutan ke empat ada petani/nelayan/pertenak dengan jumlah kasus sebanyak 3.674. Urutan terakhir adalah anak sekolah atau mahasiswa sebanyak 1.764 kasus.

Baca Juga : Penyebab Remaja Beresiko Besar Tertular HIV 

hiv-dikalangan-ibu-rumah-tangga

sumber gambar : detik.com

Mungkin selama ini kita berpikiran kalau ibu rumah tangga memiliki resiko yang kecil terhadap HIV karena lebih banyak dirumah dibandingkan dengan mereka penjaja seks. Namun ternyata faktanya berbeda, ibu rumah tangga justru paling banyak terinfeksi HIV.

Yang membuat prihatin kita semua adalah kebanyakan penderita HIV yang berasal dari kalangan ibu rumah tangga tidak menyadari kalau mengidap HIV. Hal ini diungkapkan oleh seorang Ketua Komite Program Yayasan AIDS Indonesia.

Ternyata yang menjadi penyebab banyak ibu rumah tangga yang mengalami HIV adalah disebabkan karena tertular oleh suami mereka. Mengapa hal ini bisa terjadi ?

Hal ini disebabkan karena para bapak sering melakukan hubungan seks dengan banyak pasangan. Biasanya hubungan seks dilakukan dengan mereka para penjaja seks. Resiko lain juga bisa disebabkan karena penggunaan obat terlarang yang memakai jarum suntik yang tidak steril.

Ketika sang suami sering berhubungan seks dengan para penjaja seks, maka kemungkinan besar suami membawa virus HIV. Akhirnya sang suami juga melakukan hubungan seks dengan istri tanpa menggunakan kondom.

Dari hasil data menyebutkan kalau angka kasus HIV bagi para penjaja seks justru terbilang rendah. Ini sangat ironi sekali dengan pekerjaan yang selalu menjajakan seks. Hal ini disebabkan para penjaja seks tahu kalau pekerjaannya beresiko besar terhadap penularan HIV, oleh karena itu mereka selalu menyuruh pelanggannya untuk menggunakan kondom.

Oleh karena itu, untuk mencegah banyaknya kasus HIV pada kalangan ibu rumah tangga, maka sangat menghimbau kepada para suami untuk tidak melakukan hubungan seks dengan banyak pasangan. Selain itu disarankan pula untuk tidak terjerumus mengkonsumsi obat terlarang.

Untuk memutus rantai penularan HIV oleh suami ke istri, maka sebaiknya melakukan tes HIV. Apabila ternyata salah satu pasangan positif terinfeksi HIV, maka sangat disarankan untuk menggunakan kondom saat berhubungan intim.

Artikel Terkait : Beberapa Kelompok Yang Sangat Rentan Terinfeksi HIV

Pola Diet Mariah Carey Yang Tidak disarankan Untuk Ditiru

.

InspirasiBersama.com – Mungkin anda termasuk orang yang suka mengikuti pola diet yang dilakukan oleh para selebriti. Itu wajar karena selebriti menjadi sebuah panutan banyak orang termasuk dalam urusan diet. Namun pola diet Mariah Carey ini ternyata tidak disarankan untuk ditiru. Mengapa demikian ?

Dalam sebuah wawancaranya, Mariah Carey ternyata menerapkan pola diet yang cukup ekstrim yaitu hanya hanya mengkonsumsi ikan salmon Norwegia dan caper. Mungkin bagi kebanyakan orang pola diet seperti ini sangat sulit dilakukan.

Baca Juga : Manfaat Melakukan Diet Mediterania Bagi Kesehatan Jantung

mariah-carey

sumber gambar : http://healthyceleb.com/

Menyikapi pengakuan Mariah Carey ini, maka para pakar kesehatan diet tidak menyarankan untuk mengikuti pola diet yang dilakukan sang Diva. Ini adalah diet yang tidak sehat dan tak boleh ditiru. Dia mengaku hanya mengkonsumsi protein saja yang berasal dari ikan salmon. Memang sekarang ini dia terlihat seksi meskipun sudah mempunyai dua anak kembar.

Meskipun kita tahu bahwa ikan salmon kaya akan kandungan omega 3 yang sangat bagus bagi kesehatan jantung, mencegah terjadinya depresi, sangat baik untuk kecantikan kulit dan rambut, namun mengkonsumsi ikan salmon hanya disarankan sebanyak dua sajian ikan dalam satu minggunya. Jika anda mengkonsumsinya setiap hari, maka dampaknya kurang bagus bagi kesehatan.

Kalau kita melihat pengakuan Mariah Carey, maka dia hanya mengkonsumsi satu jenis makanan saja yaitu ikan salmon. Tentu hal ini tidak baik bagi kesehatan, karena tubuh memerlukan berbagai jenis nutrisi yang penting untuk menunjang kinerja berbagai organ.

Mengkonsumsi ikan salmon dalam jumlah yang banyak juga tidak disarankan bagi kesehatan. Hal ini karena ikan salmon banyak mengandung sodium. Apabila kita terlalu banyak asupan sodium, maka menyebabkan gangguan kesehatan seperti perut menjadi kembung dan perut bisa membesar. Tentu bagi anda yang diet tidak menginginkan perut yang gendut.

Melakukan diet dengan hanya mengkonsumsi jenis makanan tertentu saja tidak baik bagi kesehatan. Mungkin hal ini bisa membuat kita langsing, tetapi ada resiko lebih besar terhadap kesehatan tubuh kita yaitu penyakit. Tentunya kita menginginkan hidup yang sehat dan langsing.

Artikel Terkait : Menu Diet Yang Sehat

Ternyata Mengalami Stres Ringan Bagus Untuk Kesehatan Otak

.

InspirasiBersama.com – Selama ini kita beranggapan kalau stres akan berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan mental seseorang. Tentu stres yang dimaksud adalah stres berat. Namun jika stres tergolong ringan, maka memberikan efek yang bagus bagi kesehatan otak. Contoh stres kecil adalah saat hendak presentasi atau deadline pekerjaan.

 

Untuk membuktikan kebenaran stres kecil bermanfaat bagi kesehatan otak, maka para peneliti yang berasal dari UC Berkeley melakukan sebuah penelitian. Dalam penelitian tersebut para peneliti menggunakan media tikus.

stres-positif

sumber gambar : okezone.com

Tikus tersebut mendapatkan sebuah rangsangan stres, pembelajaran dan memori. Para peneliti akan melakukan penelitian untuk mengetahui pertumbuhan sel induk pada otak.

 

Hasilnya adalah tikus yang mendapatkan rangsangan stres dalam periode yang singkat, ternyata terjadi sebuah pertumbuhan sel induk. Setelah seminggu berlangsung para peneliti menemukan adanya peningkatan fungsi memori dan pembelajaran pada otak.

 

Hal sebaliknya terjadi pada tikus yang mengalami stres dalam jangka waktu yang lebih lama. Setelah diteliti tikus tersebut tidak mengalami sebuah pertumbuhan sel induk yang berdampak pada jumlah sel otak yang lebih sedikit.

 

Dari hasil penelitian ini para peneliti menyimpulkan bahwa stres dalam dosis yang kecil atau ringan akan berdampak pada pertumbuhan sel induk yang membuat lebih banyak sel baru tumbuh di otak. Kondisi ini akan berpengaruh pada kemampuan memori dam belajar otak yang meningkat.

 

Para peneliti menganggap bahwa tikus mempunyai kemiripan dengan manusia. Semakin besar dan lama stres melanda seseorang, maka akan berdampak besar terhadap kesehatan. Ada beberapa gangguan kesehatan yang muncul jika stres berlangsung lebih lama seperti muncul sakit kepala, nafsu makan berlebihan, asam lambung meningkat yang memicu mual, dan menyebabkan depresi.

Baca Juga : Manfaat Banyak Sedekah dan Bersyukur Bisa Redakan Depresi

 

Dalam hal ini sangat penting sebuah tata kelola stres yang baik. Setiap orang memang mempunyai cara tersendiri dalam mengelola stres. Namun diharapkan kita bisa mengelola stres secara baik dan tidak berlangsung lama sehingga tidak berdampak lebih luas terhadap kesehatan.

Artikel Terkait : Tanda-tanda Kalau Kita Mengalami Stres

Jangan Pernah Beranggapan Terlambat Untuk Berhenti Merokok

.

InspirasiBersama.com – Mengucapkan untuk berhenti merokok memang mudah, namun dalam kenyataannya susah. Hal ini disebabkan menghentikan sebuah kebiasaan yang sudah bertahun-tahun dilakukan bukanlah perkara yang mudah. Tetapi jangan pernah beranggapan kalau terlambat untuk berhenti merokok.

Merokok merupakan sebuah gaya hidup yang tidak sehat yang meningkatkan resiko kematian. Dengan demikian bagi anda yang saat ini mempunyai kebiasaan merokok, maka diharapkan untuk mengehentikannya dengan alasan kesehatan.

Baca Juga : Bahaya Kesehatan Wanita Yang Merokok

berhenti-merokok-3

sumber gambar : http://www.taranatureepa.co.id/

Banyak para ahli yang mengatakan jangan pernah beranggapan sudah terlambat jika berhenti dari kebiasaan merokok. Faktanya dalam sebuah hasil studi yang dilakukan di Amerika menyebutkan kalau berhenti merokok meskipun anda berusia 70 tahun akan ada banyak manfaat bagi kesehatan.

Dalam studi tersebut telah melibatkan banyak sekali perokok sebanyak 160.000 orang. Mereka semuanya berusia 70 tahun dan perokok aktif. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2004 sampai 2005. Dalam studi tersebut didapatkan sebanyak 6,6 persen mengalami kanker paru dan berujung pada kematian. Disamping itu mereka yang diketahui berhenti merokok terjadi penurunan resiko terhadap penyakit kanker paru dan resiko kematian.

Mungkin sebagian besar orang sudah tahu kalau merokok juga bisa memicu penyakit jantung dan stroke. Hal ini disebabkan karena merokok bisa menyebabkan kadar kolesterol baik dalam darah menjadi menurun yang memicu darah menjadi lebih kental yang berujung pada penggumpalan. Jadi jika anda berhenti merokok lebih cepat, maka resiko serangan jantung dan stroke akan menurun.

Para pakar kesehatan sangat menyarankan kepada perokok untuk berusaha untuk berhenti. Ada resiko yang sangat besar jika kita lakukan secara terus-menerus kebiasaan ini. Dengan berhenti merokok, maka bisa membuat harapan hidup kita lebih lama. Tidak peduli usia anda sekarang berapa, meskipun sudah tua berhenti merokok bisa meningkatkan harapan hidup anda.

Artikel Terkait : Jika Kesulitan Berhenti Merokok, lakukan Tips Ini

Jika ARV Menjadi Berbayar, Maka Akan Memicu Putus Obat pada ODHA

.

InspirasiBersama.com – Munculnya wacana tentang penggunaan ARV (antiretroviral) menjadi berbayar akan meningkatkan resiko banyak pengidap HIV-AIDS (ODHA) menjadi putus obat. Sebelumnya ARV menjadi salah satu obat yang digratiskan oleh Pemerintah.

Hal yang sama ditakutkan oleh banyak kalangan yang mengatakan bahwa bagi penderita ODHA yang tergolong kurang mampu, maka resiko putus mengkonsumsi obat ARV akan sangat tinggi.

obat-arv

sumber gambar : Kompas.com

Menurut para pakar kesehatan mengatakan bahwa jika pemberian ARV jadi berbayar, maka ini menjadi sebuah kemunduran bagi pemerintah Indonesia. Selama ini ARV juga mendapatkan subsidi dari Global Fund.

Mungkin masih banyak orang yang belum tahu apa itu obat ARV. Obat ARV merupakan jenis obat yang diberikan kepada pengidap HIV-AIDS yang berfungsi untuk mencegah terjadinya replikasi viris HIV. Bukan berarti obat ARV bisa menyembuhkan penyakit HIV. Obat hanya bisa mencegah perkembangan virus dalam tubuh manusia.

Baca Juga : Apa Yang Akan Terjadi Jika Minum Obat Palsu ?

Apabila penderita HIV-AIDS mengkonsumsi obat ARV ini, maka penyebaran virus akan bisa ditekan. Bukan hanya itu saja, bisa juga terjadi penurunan resiko penularan pada orang lain.

Bagi seorang penderita HIV-AIDS, mengkonsumsi obat ARV menjadi sebuah kewajiban yang dilakukan seumur hidup. Apabila tidak dikonumsi secara rutin, maka resikonya daya tahan tubuh menjadi menurun yang meningkatkan resiko kematian.

Menyikapi hal ini, maka JIP atau Jaringan indonesia Positif menghimbau kepada Pemerintah untuk tidak menjadikan obat ARV menjadi berbayar. Hal ini sangat penting karena sangat berpengaruh pada kesehatan dan perekonomian pasien ODHA.

Apabila benar diterapkan obat ARV menjadi bersubsidi dan berbayar, maka yang dikhawatirkan adalah munculnya sebuah perbedaan kualitas dan pelayanan bagi mereka yang berbayar dan bersubsidi.

Artikel Terkait : USB Untuk Pemeriksaan HIV

Apa Benar Vaksin HPV Menyebabkan Menopause Dini ?

.

InspirasiBersama.com – Secara umum seorang wanita akan mengalami masa menopause saat masuk usia 51 sampai 55 tahun. Namun hal ini bisa terjadi lebih cepat yang disebabkan oleh banyak faktor mulai dari penyakit, genetika, maupun sedang menjalankan sebuah prosedur medis. Karena faktor itu seorang wanita bisa mengalami menopause pada usia 40 tahun.

Banyak kalangan yang mengatakan bahwa seorang wanita yang mengalami menopause sebelum usia 51 sampai 55 tahun disebut dengan menopause dini.

pemberian-vaksin-hpv

sumber gambar : hellosehat.com

Beberapa tahun yang lalu muncul sebuah anggapan yang berasal dari AS yang mengatakan bahwa menopause dini disebabkan karena pemberian vaksin HPV. Menyikapi adanya anggapan yang seperti ini, maka seorang pakar kebidanan dan kandungan yang berasal dari Ohio State University College of Medicine menjelaskannya kaitannya dengan HPV :

Gejala menopause dini

Hal pertama yang harus kita ketahui adalah tentang gejala sebuah menopause, baik itu yang berjalan secara alami maupun yang tidak alami atau menopause dini. Ini gejalanya :

1. Gejala pertama yang terjadi adalah adanya ketidakteraturan menstruasi atau bisa tidak lagi muncul menstruasi.

2. Yang kedua adalah terletak pada periode menstruasi yang mengalami perubahan menjadi lebih berat atau bisa juga ringan.

3. Gejala yang ketiga adalah sering mengalami tubuh terasa hangat yang terjadi pada bagian atas tubuh saja atau dikenal dengan hot flashes.

4. Gejala ke empat adanya ketidakstabilan emosi atau suasana hati seorang wanita.

Bukan hanya mengalami beberapa gejala itu saja, beberapa wanita juga bisa mengalami gejala ini yang menjadi tanda menopause :

1. Berubahnya vagina menjadi lebih kering

Baca Juga : Alasan Mengapa Vagina Wanita Bisa menjadi Kering

2. Selanjutnya adalah kurang bisa mengontrol kencing atau dikenal dengan inkontinensia

3. Gejala selanjutnya bisa muncul kulit yang kering pada bagian mulut dan mata

4. Dan yang terakhir adalah terjadinya penurunan gairah seksual.

Ada beberapa kondisi yang disebabkan karena penyakit, genetik ,maupun sedang menjalankan sebuah prosedur medis yang menyebabkan seorang wanita mengalami menopause. Bagi anda seorang wanita yang mengalami menopause pada usia kurang atau lebih dari 40 tahun, maka sebaiknya melakukan pemeriksaan ke dokter.

1 Menopause dini bisa disebabkan karena melakukan sebuah prosedur medis seperti kemoterapi atau sebuah radiasi.

2.Selanjutnya adalah menopause dini juga dipengaruhi oleh adanya faktor genetik, misalnya ada anggota keluarga yang mengalami gangguan imun sebagi contoh hipotiroidisme, lupus dll.

3. Selain itu bagi seorang wanita yang sudah melakukan sebuah usaha agar hamil yang sudah dijalankan lebih dari satu tahun.

4. Selanjutnya adalah adanya hubungan keluarga yang mengalami menopause dini seperti oleh ibu atau saudara perempuan.

Bukan hanya itu saja, ada beberapa faktor lain yang juga bisa menyebabkan seorang wanita mengalami menopause dini, diantaranya :

– Melakukan sebuah operasi yaitu pengangkatan ovarium

– Mengkonsumsi jenis obat-obatan tertentu juga bisa menyebabkan wanita mengalami menopause dini.

– Wanita tersebut mengalami sebuah penyakit kronik atau menahun yang tak kunjung sembuh.

Bukan hanya itu saja, ada beberapa kebiasaan atau kondisi yang memicu penuaan dini bagi seorang wanita, diantaranya :

– Seka merokok

– Mempunyai berat badan yang berlebih atau obesitas

– Yang terakhir adalah disebabkan karena adanya kegagalan ovarium yang banyak dikaitkan dengan pemberian sebuah vaksin yang bernama HPV. Kondisi ini terjadi pada dua orang remaja wanita yang berasal dari Wisconsin yang terjadi pada tahun 2013 sampai 2014.

Kegagalan sebuah ovarium dengan munculnya menopause dini merupakan kondisi yang berbeda. Kalau pada menopause dini akan terjadi sebuah gangguan periode menstruasi sampai tidak munculnya menstruasi yang terjadi sebelum usia 40 tahun.  Kondisi ini menyebabkan seorang wanita menjadi sulit hamil.

Namun pada seorang wanita yang mengalami gangguan pada ovariumnya, maka periode menstruasi mungkin masih terjadi, tetapi menyebabkan kondisi yang tidak teratur. Kondisi ini masih memungkinkan seorang wanita mengalami sebuah kehamilan.

Sampai saat ini hampir sekitar 90 persen kasus kegagalan ovarium belum diketahui secara jelas penyebabnya. Prosentase kecil disebabkan karena adanya sebuah gangguan pada folikel.

Terjadinya kasus kegagalan sebuah ovarium bisa terjadi pada semua usia, baik itu anak, remaja maupun wanita yang sudah dewasa. Namun kebanyakan terjadi pada wanita dewasa.

Kesimpulannya adalah menurut CDC yang merupakan sebuah Pusat Penanggulangan Penyakit yang berasal dari AS mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara terjadinya kegagalan ovarium dengan pemberian vaksin HPV. Pemberian vaksin HPV menurutnya masih disarankan untuk diberikan kepada wanita pada usia 11 sampai 12 tahun.

Artikel Terkait : Menstruasi Bisa Menjadi Indikator Panjang Usia Seorang Wanita

1 2 3 313