5 Jenis Makanan Ini Sehat, Namun Masih Banyak Yang Salah Dalam Mengolahnya

InspirasiBersama.com – Pada dasarnya makanan yang sehat pasti mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Namun makanan yang sehat dapat berkurang khasiat atau manfaatnya ketika kita salah dalam cara mengolahnya.

Berikut ini adalah 5 jenis makanan yang sering salah dalam cara pengolahannya:

1.    Ubi
Ubi terkenal dengan antioksidannya, selain itu juga ubi banyak mengandung vitamin A, serta antiinflamasi, dari sini sudah bisa di ketahui jika ubi termasuk salah satu makanan yang sehat.

sumber gambar : 1000MacamManfaat.com

Namun cara mengolah ubi dengan digoreng bukanlah cara yang  sehat, karena proses penggorengan dapat membuat ubi banyak mengandung lemak dan katori. Memasak ubi dengan cara direbus adalah cara yang sehat dan tanpa di tambah gula.

2.    Kacang-kacangan
Kacang-kacangan merupakan salah satu jenis makanan yang banyak mengandung protein dan serat serta rendah kalori. Harganya yang sangat terjangkau serta mudah di temui seharusnya anda menjadikan makanan ini selalu ada di daftar belanjaan anda.

Namun saat belanja kacang-kacangan pilihlah yang segar jangan yang kemasan kalengan. Karena kacang-kacangan yang ada di kemasan kalengan biasanya banyak mengandung garam.

3.    Buah kering
Saat anda ingin makan yang manis-manis, makan buah kering bisa jadi salah satu solusinya. Buah kering seperti kismis namun yang tidak dilapisi gula menjadi salah satu pilihan makanan manis yang sehat untuk anda.

Baca Juga : Penderita Diabetes Tidak Boleh Sembarangan Konsumsi Buah

4.    Apel 
Camilan yang paling sehat adalah makan buah, dan buah apel bisa jadi salah satu pilihan camilan sehat untuk anda. Selain rasanya yang manis buah apel juga kaya akan vitamin dan juga serat.

Tahukah anda jika vitamin dan mineral yang banyak terdapat di buah apel itu justru terletak pada kulitnya. Karena itu sebaiknya konsumsi apel bersama dengan kulitnya namun harus di cuci bersih dulu sebelum di konsumsi. Agar lebih aman anda bisa memilih buah apel yang organik

5. Brokoli
Brokoli adalah salah satu makanan yang dapat julukan sebagai super food. Hal ini karena brokoli mempunyai kandungan gizi yang sangat  lengkap. Agar gizinya tetap bagus sebaiknya konsumsi brokoli dengan cara di kukus sebentar untuk melunakkan batangnya.

Artikel Terkait : Mengenal Manfaat Brokoli Bagi Kesehatan

Solusi Mengatasi Rambut Anak-Anak Yang Sering Kusut

InspirasiBersama.com – Mungkin anda yang mempunyai anak perempuan dan mempunyai rambut panjang sering mengalami rambut kusut dan susah untuk di sisir, apalagi yang mempunyai rambut kriting.

Pada umumnya orang tua pasti akan memotong rambut anaknya menjadi pendek untuk mengatasi rambut yang sering kusut. Namun adakalanya si anak tidak mau jika rambutnya harus di potong pendek. Umumnya, hampir semua anak perempuan menginginkan rambut panjang seperti princes.

sumber gambar : http://www.sarihusada.co.id

Namun, untuk mengurai rambut yang kusut kadang kalah menyakitkan dan susah. Seperti yang pernah di katakan oleh salah satu pakar pola asuh anak.

Jika memang anak perempuan anda menginginkan rambut yang panjang, maka sebaiknya anda harus menjelaskan pada si anak jika mempunyai rambut panjang itu memerlukan tanggung jawab, seperti rajin menyisir dan rajin keramas agar rambut sehat dan terawat.

Salah satu solusi yang harus di coba agar anak mau dan lebih rajin menyisir rambutnya yakni dengan membelikan sisir yang mempunyai bentuk yang lucu lucu atau karakter film kesukaan si anak.

Selain itu, sebagai ibu anda juga harus tau jenis rambut anak anda supaya anda dapat membelikan shampo yang sesuai dengan jenis rambutnya.

Hindari penggunaan shampo orang dewasa pada rambut buah hati anda. Karena kandungan shampo orang dewasa cenderung agak keras. Jika anda menggunakan shampo orang dewasa untuk membersihkan rambut si kecil maka dapat membuat rambut si kecil menjadi kering dan semakin mudah kusut.

Artikel Terkait : 5 Tips Dalam Merawat Rambut Supaya Indah

Kenali Beberapa Penyebab Bau Tak Sedap Pada Urine

InspirasiBersama.com – Tahukah anda jika urine bisa jadi penanda adanya gangguan kesehatan pada tubuh kita. Misalkan dari warna urine bisa jadi indikator kadar hidrasi. Sementara kalau dari baunya mencerminkan tentang apa yang sudah di konsumsi oleh tubuh.

Untuk urine yang normal yakni jika kita cukup minum maka urin akan memiliki bau yang tidak menyengat serta warnanya tidak terlalu keruh.

Namun adakalanya urine mempunyai bau yang sedikit menyengat dari biasanya. Hal ini bisa disebabkan karena mengkonsumsi jenis makanan tertentu yang dapat mempengaruhi bau urine. Namun bisa juga bau urine yang menyengat merupakan sinyal adanya masalah kesehatan.

Kenali beberapa penyebab urine berbau tak sedap, dari yang tidak membahayakan hingga mungkin membahayakan bagi kesehatan tubuh.

1.    Dehidrasi
Ketika anda kurang minum maka urine akan sedikit berbau dan akan berwarna sedikit lebih gelap. Namun jangan khawatir anda hanya perlu minum yang banyak maka bau urine akan hilang dengan sendirinya begitu jg dengan warnanya.

Baca Juga : Mengapa Ada Orang Yang Merasa Selalu Haus ?

2.    Ada masalah infeksi saluran kencing
Urine yang berbau juga bisa menjadi sinyal adanya infeksi pada saluran kencing. Jika anda sudah banyak minum namun urine masih berbau menyengan sebaiknya segerahlah memeriksakan diri ke dokter.

3.    Banyak minum kopi
Mempunyai kebiasaan minum kopi ternyata juga dapat membuat urine mempunyai bau yang cukup menyengat.

4.    Makan banyak bawang merah dan putih
Bawang merupakan salah satu bahan makanan yang mempunyai bau yang menyengat. Oleh karena itu, mengkonsumsi bawang bukan hanya dapat menyebabkan bau mulut namun juga dapat membuat urine berbau tak sedap.

5.    Menderita diabetes
Di zaman dahulu sebelum ilmu kedokteran semakin maju seperti sekarang, untuk mendiagnosa penyakit diabetes para dokter akan mencicipi urine pasiennya dan jika rasanya manis maka si pasien terkena diabetes.  Namun saat ini ilmu kedokteran semakin maju hal ini sudah tidak di lakukan lagi.

Artikel Terkait : Penyebab Kentut Berbau Tak Sedap

Gejala Serangan Jantung Bisa Mirip Dengan Flu

InspirasiBersama.com – Secara umum banyak orang menganggap kalau serangan jantung berupa nyeri pada dada, sesak napas, lengan merasa tidak nyaman. Hal ini tidaklah salah, namun ada juga serangan jantung yang mirip dengan serangan flu berupa rasa lelah atau lemas.

Ternyata antara pria dan wanita memiliki gejala yang berbeda terhadap serangan jantung. Banyak kalangan wanita yang tak sadar kalau sedang mengalami gejala serangan jantung.

sumber gambar : hellosehat.com

Hal ini terbukti berdasarkan pengakuan pengalaman empat orang wanita dengan usia yang berbeda. Mereka menceritakan bagaimana awal atau gejala awal mengalami serangan jantung yang berbeda.

Berikut kisah empat wanita dengan gejala serangan jantung yang berbeda yang kami kutip dari kompas.com :

Jen, 42 tahun, (mendapat serangan jantung ketika usia 40 tahun)

Saat itu ia merasakan badan yang lelah dan merasa tidak bisa melakukan kegiatan yang biasa ia lakukan.  Selain itu dia merasakan sebuah rasa nyeri yang terjadi pada pertengahan punggung atau area tulang belikat serta pada kedua lengan.

Gejala yang dialami oleh Jen ini berlangsung selama kurang lebih seminggu dengan intensitas datang dan pergi. Namun pada suatu malam gejala tersebut lebih buruk. Dia merasakan rasa sakit seperti ditusuk pisau dan diputar yang tembus sampai bahu. Pada akhirnya dia harus dirawat di rumah sakit.

Baca Juga : Tips Saat Anda Mengalami Serangan Jantung

Paula, 64 tahun, (mendapat serangan jantung ketika usia 60 tahun)

Wanita ini mengalami serangan jantung yang gejala awalnya mual-mual. Gejala ini sudah muncul dua minggu sebelum dia merasakan sesak napas.

Saat itu dia sedang naik sebuah kereta, namun dia merasakan rasa pusing dan lemas dan hampir sulit naik di atas kereta.

Pada saat itu temannya menyarankan untuk datang ke ruang gawat darurat. Setelah diperiksa Dokter, ternyata dada saya berbedabar sangat cepat. Dengan kondisi ini maka saya harus rawat inap.

Melisa, 37 tahun, (mendapat serangan jantung ketika usia 33 tahun)

Saat terjadi serangan jantung tersebut, wanita ini tak menyadari kalau ini adalah serangan jantung. Dia hanya merasakan ada hal yang tak beres pada tubuhnya sehingga dia harus pergi ke rumah sakit.

Saat itu dia merasakan badan yang sangat lemas, keringat dingin dan hampir tak bisa berjalan. Selain itu dia juga merasakan nyeri pada dada yang hilang timbul. Selain itu dia juga merasakan sesak napas.

Pada akhirnya wanita ini dibawa suami ke sebuah rumah sakit dengan dibantu untuk naik mobil. Saat tiba di ruang gawat darurat, dia masih bisa berjalan namun masih merasakan nyeri pada dada dan terasa lemas.

Setelah dilakukan pemeriksaan dokter, ternyata dia mengalami serangan jantung yang umum dialami oleh banyak wanita yang lain.

Eve, 44 tahun, (mendapat serangan jantung ketika usia 28 tahun)

Pada saat sebelum terjadinya serangan jantung, wanita ini merasakan kepalanya pusing, nyeri kepala, lelah dan sesak napas. Dia juga merasakan nyeri pada dada sebelah kiri dan bagian wajah.

Ternyata setelah datang ke sebuah rumah sakit dokter memvonis ini adalah gejala serangan jantung.

Artikel Terkait : Cara Mengenali Gejala Ringan Serangan Jantung

Resiko Kanker Liver Bagi Remaja Pria Yang Obesitas

InspirasiBersama.com – Tahukah kita bahwa berdasarkan sebuah hasil studi terbaru menyebutkan bahwa remaja pria yang obesitas memiliki resiko dua kali lipat terhadap penyakit kanker liver pada saat dia dewasa.

Bukan hanya itu saja, diketahui juga remaja pria yang obesitas juga rentan mengalami masalah liver yang tergolong berat lainnya yang bisa berujung fatal bagi kesehatan.

sumber gambar : www.babatpost.com

Penelitian tentang ini dilakukan oleh para pakar yang berasal dari Centre for Digestive Diseases yang berada di Karolinska University Hospital Swedia. Dalam penelitian tersebut diketahui melibatkan 1,2 juta pria yang merupakan warga Swedia.

Hasil dari penelitian tersebut menyebutkan sebuah data bahwa terdapat 5.281 kasus penyakit liver yang tergolong berat. Jumlah tersebut termasuk 251 kasus kanker hati yang dialami oleh para responden.

Dengan hasil penelitian tersebut, maka para tim peneliti bisa menyimpulkan bahwa seorang remaja pria yang obesitas beresiko besar terkena kanker hati atau liver sebesar lebih dari 50 persen. Kondisi ini berbeda dengan mereka yang tidak mengalami obesitas pada saat remaja.

Baca Juga : Minum Kopi Dua Cangkir Sehari Sangat Bagus Bagi Kesehatan Hati

Bukan hanya itu saja, para tim peneliti juga menemukan banyak kasus obesitas yang terdapat beberapa gejala diabetes tipe 2. Mereka yang mengalami gejala ini lebih besar lagi resikonya terkena penyakit kanker liver sampai tiga kali lipat.

Dengan adanya hasil penelitian ini, maka tingginya angka obesitas dikalangan remaja harus menjadi perhatian serius. Jika dibiarkan begitu saja, maka akan meningkatkan jumlah kasus penyakit liver yang berat di masa yang akan datang.

Sumber : Kompas.com

Artikel Terkait : Hasil Survei : Jumlah Orang Gemuk Terus Meningkat

Suka Berkhayal Ternyata Bisa Mengurangi Kebahagiaan

InspirasiBersama.com – Tahukah kita bahwa dalam sebuah hasil penelitian menyebutkan bahwa orang yang suka berkhayal cenderung tidak bisa hidup bahagia. Hal ini berbeda dengan orang yang bisa fokus pada sebuah realitas kehidupan.

Sebenarnya dari sudut agama, memang tidak disarankan untuk banyak berkhayal. Sekarang sudah terbukti dalam hasil penelitian bahwa perilaku tersebut akan membuat kita sulit bahagia.

sumber gambar : www.vebma.com

Berkhayal memang sangat mudah untuk kita lakukan. Saat bekerja, dalam kamar mandi, dalam angkutan dll kita bisa dengan mudah menghayal tentang kehidupan yang lebih indah. Namun para pakar menyarankan untuk menghentikan kebiasaan ini.

Baca Juga : Sering Merasa Mengeluh ? Coba Atasi Dengan Melakukan Hal Ini

Penelitian tentang ini dilakukan oleh pakar kebahagian dunia yang berasal dari Harvard University yang bernama Dr Matt Killingswort yang merancang sebuah aplikasi ponsel yang bisa mengetahui dampak berkhayal dalam jangka waktu lama.

Dalam aplikasi tersebut terdapat beberapa pertanyaan seputar perasaan kita saat itu, apa saja yang sudah kita lakukan dalam sehari, sedang melakukan apa kita sekarang dan yang pasti apakah kita juga memikirkan tentang hal lain diluar apa yang kita lakukan.

Setelah dilakukan sebuah pengujian terhadap responden yang jumlahya mencapai ribuan, maka para peneliti bisa menyimpulkan bahwa sering berkhayal tentang hal netral atau negatif akan mempengaruhi perasaan seseorang sehingga membuatnya kurang bisa hidup dengan bahagia.

Hal ini juga terjadi bagi para responden yang suka melakukan khayalan tentang hal-hal yang indah. Efeknya tetap sama yaitu tak mampu meningkatkan suasana hati mereka.

Sebenarnya kegiatan melamun dan berkhayal adalah dua kebiasaan yang wajar dilakukan oleh orang dewasa. Namun jika hal ini sering kita lakukan, maka efeknya akan mempengaruhi suasana hati yang membuat kita sulit bahagia.

Artikel Terkait : Bahagia Tidak ditentukan Oleh Banyaknya Uang

1 2 3 391